5 Cara Merawat Sarung Tangan Kiper agar Awet dan Tahan Lama

Sebagai seorang kiper, tentunya Anda wajib memiliki yang namanya sarung tangan kiper. Sebab perlengkapan yang satu ini berfungsi sebagai pelindung telapak tangan dari risiko cedera serius akibat tendangan keras bola dari penyerang. Terlepas dari semua itu, penting bagi Anda untuk merawatnya dengan baik agar tetap awet dan tahan lama. Berikut tips-tipsnya.

Cara Merawat Sarung Tangan Kiper

1. Ketahui Masa Pakainya
Salah satu hal terpenting yang perlu Anda perhatikan adalah masa pemakaiannya. Sebagai seorang kiper dan pengguna, tentunya Anda harus tahu betul masa pemakaian sarung tangan yang Anda gunakan. Mengapa? Sebab seiring penggunaan yang sering lapisan lateks pada bagian sarung tangan lama kelamaan bakal usang.

Meski demikian, namun jika Anda merawat sarung tangan kiper dengan baik, maka pemakaiannya cenderung lebih lama. Terlebih lagi sarung tangan yang dilapisi dengan lateks biasanya cenderung lebih tebal. Salah satu tanda-tanda orang yang sering terjadi adalah pengelupasan. Untuk itu, pastikan Anda selalu merawatnya dengan baik agar lebih tahan lama.

2. Selalu Rawat Selama Pertandingan
Ternyata perawatan sarung tangan tak hanya harus dilakukan seusai pertandingan saja. Penting juga bagi Anda untuk selalu merawatnya selama pertandingan. Sebab ketika dipakai selama pertandingan, artinya banyak sekali kotoran dan debu yang menempel. Jadi jika Anda harus bertanding di area yang berlumpur, sebaiknya pilih tempat latihan fisik yang tepat.

Selain itu, perlu Anda ingat, jika efisiensi sarung tangan akan berkurang ketika Anda melakukan pemanasan atau latihan fisik di area yang kotor. Untuk itu, pastikan pilih tempat yang kering dan juga bersih. Dengan begitu, lateks perlu Anda lembapkan ketika area tangan kering, meski begitu jangan diairi begitu saja sebab hal ini akan membuat sarung tangan jadi lebih licin.

3. Cuci dengan Baik
Proses pencucian sarung tangan kiper juga tidak boleh dilakukan dengan sembarangan agar kondisinya tetap bagus. Sebelum dicuci, pastikan Anda rendam sarung tangan terlebih dahulu ke dalam air hangat dengan suhu 30 derajat Celcius. Selain itu, tambahkan sabun khusus untuk mencuci jenis sarung tangan tersebut.

Sampo non-kondisioner juga menjadi salah satu alternatif terbaik jika Anda tidak memiliki sabun khusus. Sebab sampo non-kondisioner tidak akan meninggalkan kerak pada sarung tangan Anda karena bahannya yang lembut. Rendam sarung tangan selama kurang lebih 30 menit. Ini merupakan waktu paling maksimal untuk merendam sarung tangan.

Jika terdapat kotoran pada sarung tangan, gosoklah secara perlahan. Perlu untuk diingat, proses penggosokan ini perlu Anda lakukan dengan bahan yang sama. Jika bagian punggung yang kotor, maka gosoklah dengan bagian punggung sarung tangan yang satunya. Begitu pula sebaliknya. Jika noda sudah hilang, bilas hingga bersih dan jemur dengan cara digantung.

Selama proses penjemuran, lubang pergelangan harus mengarah ke arah bawah. Selian itu, proses penjemuran juga tidak dianjurkan langsung di bawah sinar matahari. Pastikan jemur dengan cara diangin-anginkan saja. Jika Anda ingin mengeringkan, letakkan saja di belakang evaporator AC atau kulkas. Tidak dianjurkan untuk menggunakan hair dryer.

4. Simpan di Tempat Sejuk
Ternyata sarung tangan kiper juga membutuhkan perhatian ekstra lo. Jika sarung tangan sudah bersih dan kering, pastikan jangan langsung disimpan saja. Sebab cara penyimpanannya juga tak boleh sembarangan karena berbahan latex. Pastikan untuk menyimpannya di suhu yang tepat. Sebab bahan latex cenderung akan rusak jika disimpan pada suhu yang tidak tepat.

Jadi selalu usahakan untuk menyimpan sarung tangan Anda di ruangan yang tidak terlalu panas maupun terlalu dingin. Simpan di ruangan dengan suhu teduh dan sirkulasi udara yang sejuk. Sebab ruangan bertemperatur sedang cenderung lebih disarankan. Sebab suhu ini mampu menjaga latex agar tidak mudah rusak dan terkelupas.

5. Masukkan Sarung Tangan ke Plastik atau Box
Jika sarung tangan Anda terbuat dari bahan latex, sangat dianjurkan untuk menyimpannya di dalam plastik atau box. Hal ini bertujuan agar latex tak mudah rusak dan sarung tangan tidak kotor. Namun sebelum menyimpannya, pastikan sarung tangan sudah kering sepenuhnya. Sebab jika belum, risiko sarung tangan terkena jamur akan lebih tinggi.

Itulah beberapa tips merawat sarung tangan kiper agar tetap awet dan tahan lama. Meski terkesan sepele, namun ternyata jenis sarung tangan ini juga membutuhkan perawatan ekstra. Agar tetap awet dan tahan lama, hal ini juga harus diimbangi dengan penggunaan sarung tangan berkualitas dari shop.adidas.co.id.

Comments